JAKARTA, KBKNEWS.id – Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar terapi okupasi berbasis alam bagi penyandang disabilitas mental di lahan Yayasan Darul Miftah Mulia (YDMM) Ibnu Ruslan, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/6/2026).
Melalui kegiatan bertani, peserta diajak melatih keterampilan, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan kemampuan bersosialisasi sebagai bagian dari proses pemulihan.
Di hamparan kebun jagung yang siap panen, para peserta bersama pendamping memetik jagung, merawat tanaman, hingga mengelola hasil panen.
Aktivitas tersebut dirancang bukan sekadar bercocok tanam, melainkan sebagai media terapi yang inklusif untuk melatih kemampuan motorik, tanggung jawab, dan kemandirian.
Bagi penyandang disabilitas mental, stigma masyarakat kerap menjadi tantangan dalam proses pemulihan. Karena itu, LPM Dompet Dhuafa menghadirkan ruang aman (safe space) melalui terapi berbasis alam agar mereka dapat berinteraksi, bekerja sama, dan kembali membangun rasa percaya diri sebelum kembali berbaur di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa dengan dukungan, penerimaan, dan lingkungan yang tepat, penyandang disabilitas mental mampu berpartisipasi aktif serta menunjukkan potensi yang dimiliki.
Program terapi okupasi berbasis alam tersebut dapat terlaksana berkat dukungan para donatur Dompet Dhuafa.
Melalui program ini, LPM berharap semakin banyak penyandang disabilitas mental memperoleh kesempatan untuk pulih, hidup mandiri, dan mendapatkan hak yang sama untuk berkarya serta dihargai di tengah masyarakat.





