Prabowo Ingatkan Lagi Koruptor, Stop Korupsi

Presiden Prabowo Subianto tidak bosan-bosannya memperingatkan para koruptor untuk segera menghentikan per buatannya, karena rakyat tidak bodoh bisa dibohongi (ilustrasi: stok).

JAKARTA – (KBKNEWS) – 12/7 – PRESIDEN Prabowo Subianto kembali memperingatkan para koruptor untuk menghentikan praktik korupsi dan mengembalikan kekayaan negara dan rakyat yang telah dirampoknya.

“Saya memperingatkan lagi, sekali lagi, untuk sekian kali lagi, saya bicara dari dulu. Hei para koruptor, sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau. Hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan,” kata Prabowo dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7).

Prabowo meminta para koruptor mengembalikan kekayaan negara. Menurutnya, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang pemaaf, namun keadilan tetap harus ditegakkan.
“Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tapi rakyat butuh keadilan,” ujarnya.

Prabowo mengatakan rakyat Indonesia harus menjadi sejahtera.Uang negara, misalnya, kata seharusnya digunakan untuk membangun sekolah yang baik.

Selain itu, untuk meningkatkan kesejahteraan guru, dokter, perawat, TNI, Polri, dan pegawai negeri.

“Rakyat butuh sekolah yang baik, guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik. Tentara dan Polisi butuh gaji yang baik, supaya mereka tidak memeras dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka nggak korupsi,” tegas Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengatakan pemerintah akan menertibkan badan usaha milik negara (BUMN) yang menurutnya selama ini menjadi salah satu sumber praktik korupsi.

“BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi,” jelas Prabowo.

Di berbagai kesempatan, presiden selalu menekankan dan memperingatkan jajaran kabinetnya untuk bekerja keras dan amanah, serta menghindarkan diri dari perbuatan korupsi.

Namun dalam prakteknya, masyrakat begitu gerah menyaksikan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK silih-berganti terhadap sejumlah pejabat di daerah.

Pekan ini, publik juga hanya bisa mengelus dada atas temuan emas 74 Kg dan lembarana mata uang asing bernilai 500-an milyar rupiah di rumah Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah di Sentul City, Bogor, di resto miliknya di Jaksel serta di sebuah money changer.

Tangani belaan kasus korupsi jumbo

Sementara itu, saat menjabat Dirktur Penyidikan Pidana Khusus pada awal 2022 Febrie yang juga menjabat Ketua Pelaksana Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), terlibat penanganan belasan kasus korupsi jumbo dengan nilai kerugian negara antara puluhan hingga ratusan triliun rupiah.

Kasus yang ditanganinya a.l. Tata Niaga PT Timah Tbk yang merugikan negara Rp300-an triliun, Tata kelola minyak mentah dan Produk Kilang Pertamina dengan taksiran kerugian negara Rp286 miliyar dan pengelolaan dana keuangan dan investasi di PT Asabri dengan kerugian negara Rp22,8 triliun.

Febrie juga sesumbar, selama periode 2020 – 2026 ia melalui jalur pidana khusus telah berhasil menyelamatkan keuangan negara Rp131,5 triliun dan ia mengingatkan, saat ini ia sudah mengantongi 47 nama pejabat yang diduga memiliki keterkaitan dengan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Siapa berani buka-bukaan semua borok-borok di kalangan (oknum) pejabat tinggi negara? (ns)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here