Dokter Lintas Batas di Yaman Segera Tarik Semua Stafnya

ilustrasi

YAMAN-Dokter Lintas Batas (MSF) menarik seluruh staf medisnya dari enam rumah sakit yang ada di provinsi Sa’ada dan Hajjah, Yaman utara, karena khawatir menjadi korban serangan udara Arab Saudi.

Keputusan ini tidak mudah, kata MSF dalam sebuah pernyataan pada Kamis (18/08/2016), seraya mengutuk “pengeboman tanpa pandang bulu” yang dilakukan Saudi,seperti diberitakan Al Jazeera.

“Mengingat intensitas serangan dan hilangnya kepercayaan kami terhadap koalisi pimpinan Saudi untuk mencegah serangan fatal , MSF menganggap rumah sakit di provinsi Sa’ada dan Hajjah tidak aman baik bagi pasien maupun staf.

Keputusan ini diambil setelah pasukan koalisi pimpinan Saudi melancarkan serangan terhadap Rumah Sakit Abs, yang dioperasikan oleh MSF di Provinsi Hajjah pada Senin. Dalam serangan itu, 19 orang tewas sementara 24 lainnya terluka.

Dalam laporan yang dirilis Mei, MSF mengatakan sedikitnya 100 staf medis, pasien dan kepala rumah sakit tewas dan 130 lainnya terluka dalam serangan udara koalisi Saudi terhadap lebih dari 80 fasilitas kesehatan MSF pada 2015 hingga awal 2016.

MSF menambahkan bahwa pihaknya telah dua kali menggelar pertemuan dengan petinggi Saudi dalam delapan bulan terakhir untuk membahas perang Yaman. Saat itu, Saudi menjamin serangan terhadap fasilitas kesehatan tidak akan terjadi lagi.

“Namun serangan udara tetap dilakukan meski MSF telah memberikan koordinat rumah sakit kepada pihak-pihak yang terlibat dalam konflik,” kata MSF.

Pemerintah Saudi mengaku “sangat menyesali” keputusan MSF.

Advertisement