Ibu Suryani Sukarela Bayar Listrik Sumur Bor demi Warga Aceh Tamiang

JAKARTA, KBKNEWS.id – Ibu Suryani, penyintas banjir bandang di Dusun Siderejo, Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, secara sukarela membayar tagihan listrik untuk operasional pompa sumur bor agar warga tetap mendapatkan akses air bersih.

Banjir bandang yang terjadi pada November 2025 menyebabkan sumber air warga tercemar lumpur. Selama sekitar empat bulan, masyarakat mengalami krisis air bersih dan terpaksa mengambil air dari lokasi yang jauh atau menggunakan air yang tidak layak.

Untuk mendukung pemulihan pascabencana, Dompet Dhuafa bersama UPZDK Permata Bank Syariah membangun fasilitas sumur bor dan mandi, cuci, kakus (MCK) melalui program Air untuk Kehidupan pada Maret 2026.

Kehadiran fasilitas tersebut kini menjadi sumber air bersih bagi warga Dusun Siderejo.

Sebagai bentuk rasa syukur atas bantuan yang diterima, Ibu Suryani memilih menanggung biaya listrik pompa sumur bor dengan dana pribadinya. “Hitung-hitung ini menjadi sedekah saya juga,” ujarnya.

Ia mengaku bersyukur karena warga kini tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih. Menurutnya, bantuan sumur bor dan MCK dari Dompet Dhuafa serta UPZDK Permata Bank Syariah telah mengakhiri krisis sanitasi yang sempat melanda desa mereka.

Kisah Ibu Suryani menjadi gambaran bahwa kepedulian masyarakat dapat menjaga keberlanjutan fasilitas umum.

Selain menghadirkan kembali akses air bersih, program tersebut juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah proses pemulihan pascabencana.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here