Melihat Bangunan Kayu di NTT Tahan Gempa M7,7: Dinding Runtuh, Rangka Rumah Warga Tetap Berdiri

MANGGARAI TIMUR, KBKNEWS.id — Di tengah puing-puing bangunan yang porak-poranda akibat guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), fenomena menarik terlihat pada sejumlah rumah warga. Dinding-dinding bata tampak hancur berserakan di atas tanah, namun rangka dan tiang-tiang kayu penyangga utama bangunan masih berdiri tegak menopang atap.

Kerusakan masif umumnya menimpa dinding pengisi berbahan bata dan plesteran semen yang runtuh menjadi tumpukan puing. Sebaliknya, struktur utama berupa tiang batang kayu dan balok rangka atap tetap kokoh mempertahankan bentuk dasarnya. Lemari, perabotan, dan lantai rumah bahkan masih terlindungi di bawah naungan atap yang tidak ambruk.

Kayu dinilai memiliki rasio kekuatan terhadap bobot yang tinggi serta sifat elastis. Saat gelombang gempa mengguncang, kayu mampu sedikit berdeformasi dan mengikuti pergerakan struktur tanpa langsung patah.

Berbeda dengan dinding bata atau beton tanpa perkuatan bersifat kaku dan getas (brittle). Ketika menerima gaya geser lateral dari gempa, material kaku tersebut mudah retak hingga roboh, sementara rangka kayu di sekitarnya tetap fleksibel menyerap energi getaran.

Ketahanan sebuah bangunan terhadap gempa tidak hanya bergantung pada pemilihan material semata. Efektivitas struktur kayu juga sangat ditentukan oleh kualitas pengerjaan, kekuatan sambungan antar-elemen, kedalaman fondasi, serta keselarasan desain struktur secara menyeluruh. Tanpa sambungan dan pengikatan yang tepat, bangunan kayu tetap memiliki risiko kegagalan struktur.

Keteguhan rangka kayu di lokasi bencana ini menjadi bukti penting dalam rekayasa konstruksi tahan gempa. Kunci keselamatan bangunan bukan semata-mata terletak pada material yang paling keras atau kaku, melainkan pada kemampuan struktur untuk menyerap guncangan, berdeformasi secara fleksibel, dan mempertahankan stabilitasnya agar tidak runtuh total.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here