JAKARTA, KBKNEWS.id — Siswa SMA Labschool Bintaro menggalang donasi untuk membantu penyintas gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dana sebesar Rp10.285.188 tersebut disalurkan melalui Dompet Dhuafa pada Jumat (18/9/2026).
Penggalangan dana diinisiasi siswa melalui Ekstrakurikuler Kelompok Pecinta Alam Bintualang dan ROHIS. Kepedulian itu muncul dari keresahan para siswa terhadap kondisi masyarakat NTT yang masih menjalani masa pemulihan setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores.
Donasi diserahkan di ruang rapat SMA Labschool Bintaro dan dihadiri Kepala Sekolah, dewan guru, anggota ROHIS, perwakilan Bintualang, serta angkatan pertama Labschool Bintaro.
Kepala SMA Labschool Bintaro Dede Supriatna mengapresiasi inisiatif para siswa yang menggerakkan penggalangan dana hingga terkumpul lebih dari Rp10 juta.
“Tentunya kami bersyukur dan bangga dengan siswa-siswi kami, dengan inisiatifnya lewat Bintualang Ekstrakulikuler Pecinta Alam yang menginisiasi, kemudian dibantu oleh Angkatan Pertama Labschool Bintaro, dan ROHIS akhirnya terkumpul donasi sebesar 10 juta yang kita amanahkan kepada Dompet Dhuafa. Semoga menjadi langkah awal kolaborasi kebaikan untuk kedepannya,” imbuh Dede Supriatna.
School Relation Officer Dompet Dhuafa Nuriyah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan SMA Labschool Bintaro.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SMA Labschool Bintaro atas kepercayaan, dukungan, dan kolaborasi kebaikan yang telah terjalin bersama Dompet Dhuafa. Semoga sinergi dan hubungan baik ini terus terjaga, serta menjadi langkah berkelanjutan dalam menghadirkan manfaat dan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Nuriyah.
Donasi tersebut menjadi bagian dari dukungan bagi penyintas gempa NTT dalam memenuhi kebutuhan selama proses pemulihan dan pembangunan kembali fasilitas terdampak.





