Korban Karhutla Bromo Bertambah, Munawi Meninggal setelah Kondisi Terus Memburuk

JAKARTA, KBKNEWS.id – Korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kembali bertambah.

Munawi (44), salah satu korban yang dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya, meninggal dunia pada Senin (19/10/2026) setelah kondisinya terus memburuk.

Staf Instalasi Hukum, Humas, dan Pemasaran RSUD Dr Soetomo, Adin Niken Primasari, mengatakan Munawi mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.55 WIB dengan disaksikan keluarga.

“Pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.55 WIB di hadapan keluarga dan keluarga menerima,” kata Adin.

Sebelum meninggal, Munawi menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) akibat luka bakar yang mencapai sekitar 51 persen dari luas tubuhnya. Ia juga mengalami kegagalan multipel organ.

Kondisinya mulai menurun sejak Senin pagi meskipun tim medis telah memberikan obat untuk mempertahankan fungsi jantung dan melakukan perawatan luka bakar. Tekanan darahnya terus merosot hingga mengalami syok, disertai penurunan detak jantung.

Tim medis sempat melakukan resusitasi atau tindakan pijat jantung, tetapi upaya tersebut tidak berhasil mengembalikan detak jantung pasien.

Sementara itu, korban lainnya berinisial S (44) masih menjalani perawatan di ruang Resuscitation Observation Intensive (ROI). Ia mengalami luka bakar sekitar 49 persen dari luas tubuh dan masih membutuhkan bantuan mesin pernapasan.

Tim medis juga menangani infeksi berat akibat luka bakar, kadar protein darah rendah, serta infeksi paru. Penanganan dilakukan melalui pemberian tambahan protein lewat infus dan antibiotik, disertai pemantauan intensif.

Sebelumnya, empat orang meninggal dunia dalam peristiwa karhutla tersebut, yakni Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata, petugas Balai Besar TNBTS, serta Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19), relawan yang bekerja sebagai karyawan hotel setempat.

Munawi diketahui merupakan anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Tengger Laut Pasir. Bersama seorang petugas keamanan Artotel Cabin Bromo, ia dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis.

Dengan meninggalnya Munawi, jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa karhutla Bromo bertambah menjadi lima orang.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here