Meski Diguyur Hujan, Titik Panas di Sumatera Tidak Berkurang

ilustrasi titik panas/ist

RIAU – Meski hujan sempat mengguyur sebagian wilayah Sumatera terutama di Riau, namun Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan hal tersebut tidak mengurangi jumlah 43 titik panas di daratan Sumatera.

“Untuk di Riau, memang kemarin sebagian daerah di provinsi itu turun hujan. Tapi titik panas cenderung bertahan baik di Riau maupun di Sumatera,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi di Pekanbaru, Rabu (24/8/2016).

Ia menambahkan sebagaimana dilansir Antara, data terkini BMKG Stasiun Pekanbaru menyebut, jumlah curah hujan lima kabupaten/kota di Riau yakni Kampar dan Indragiri Hilir masing-masing telah turun hujan 14,7 milimeter (mm), Pelalawan 5 mm, Indragiri Hulu 2,8 mm dan Dumai 2,5 mm.

Sementara itu pantauan satelit Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) baik Aqua maupun Terra mendeteksi 43 titik panas berada di daratan Sumatera atau bertambah satu titik dibanding kemarin terutama di sore hari dengan jumlah total 42 titik.

Titik panas tersebut tersebar pada enam provinsi dengan mayoritas masih terkosentrasi di wilayah Riau 35 titik atau meningkat satu titik dibanding kemarin atau Selasa (23/8/2016) sore berjumlah 34 titik.

“Lalu di Lampung terdeteksi tiga titik panas, diikuti Sumatera Barat dua titik, disusul Sumatera Utara, Jambi dan Bangka Belitung sama-sama berbagi sumbangan satu titik,” katanya.

Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Provinsi Riau kemarin kembali menerbangkan dua unit helikopter jenis MI-8 dan dua pesawat Air Tractor dalam operasi pengeboman air di empat kabupaten/kota di Riau.

Operasi pengeboman air itu dilakukan setelah hasil patroli udara ditemukan sejumlah titik api di wilayah Rokan Hilir, Bengkalis, Rokan Hulu dan Pelalawan.

Diberitakan sebelumnya, BNPB telah menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan di enam provinsi yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kaliamantan Selatan.

Advertisement