BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Aher mengimbau orangtua harus lebih hati-hati dalam mendidik anak, agar generasi penerus bisa lebih baik di masa mendatang.
Dia menekankan, zaman sudah berubah dan pola pendidikan pada anak juga sudah tidak boleh mengunakan kekerasan. “Kalau dulu masih ada guru yang nyintreuk (menjewer kuping) anak didik, saya harap saat ini di Jawa Barat tidak ada lagi kasus guru melakukan kekerasan pada anak didik apalagi kekerasan seksual,” ujarnya ketika mengadiri acara Peringatan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak di Lanud Sulaeman Kabupaten Bandung, Selasa (23/8/2016).
Imbauan Aher tersebut berkaitan dengan data Kemensos tahun 2014, yang menyebut Jawa Barat berada di peringkat kedua setelah DKI Jakarta dalam kekerasan terhadap anak. Atas hal itu ia minta kekerasan anak dimulai dihindari dari keluarga.
Aher juga berharap agar lebih banyak kota-kota di Jawa Barat lebih layak dan ramah anak, “Hindari kekerasan pada anak yang sering jadi objek kekerasan fisik, seksual, dan emosional,” katanya, seperti dilansir rmol.
Selain kekerasan fisik, ia juga meminta diberantas penyalahgunaan, eksploitasi, diskriminasi dan pengabaian atas hak anak. Menurutnya para orang tua harus lebih baik dalam membesarkan anak-anaknya agar generasi penerus Jawa Barat bisa lebih baik.





