JAKARTA, KBKNEWS.id — Adaptasi terhadap tren konsumen, penguatan merek, dan integritas menjadi sejumlah kunci penting untuk bertahan dan berkembang di dunia usaha.
Hal tersebut disampaikan alumni Kampus Bisnis Umar Usman Batch 6, Affan Arisga, dalam Talkshow Pangan Nusa Expo di Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, Sabtu (17/10/2026), di ICE BSD, Tangerang Selatan.
Dalam kegiatan kolaborasi Kampus Bisnis Umar Usman bersama Damping itu, Affan berbagi pengalaman sebagai Founder Padang Top Global dan CEO Raja Pecak Nusantara. Ia menekankan pentingnya pelaku usaha mengikuti perubahan perilaku konsumen, terutama dalam memanfaatkan platform digital.
“Zaman sekarang harus melihat trennya apa. Kayak sekarang orang-orang kalau cari cara atau tutorial pasti sudah cari di TikTok, dulu orang cari di Google. Jadi, kita harus ngikutin zaman,” ujar Affan.
Menurutnya, perubahan cara konsumen mencari informasi menuntut pelaku usaha memperkuat branding dan diferensiasi produk agar lebih mudah dikenal serta diingat pasar.
Berbekal pengalaman hampir 10 tahun di industri makanan dan minuman (F&B), Affan juga mengingatkan pentingnya keberanian mengevaluasi strategi bisnis. Jika berbagai upaya perbaikan tidak menunjukkan hasil dalam tiga bulan, pelaku usaha perlu mempertimbangkan perubahan strategi, termasuk mengganti merek bila diperlukan.
Selain adaptasi dan inovasi, Affan menilai integritas menjadi fondasi keberlangsungan bisnis. Sikap jujur dan terbuka perlu diterapkan dalam hubungan dengan karyawan, mitra, pemasok, hingga investor.
Partisipasi alumni Kampus Bisnis Umar Usman dalam TEI 2026 menjadi bagian dari upaya berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada sesama wirausahawan. Dompet Dhuafa melalui Kampus Bisnis Umar Usman terus mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan, perluasan jejaring, serta peningkatan daya saing UMKM di Indonesia.
(Dompet Dhuafa)





