Pelemparan Batu Warnai Penolakan Konser Andrea Bocelli, 33 Orang Jadi Korban

JAKARTA, KBKNEWS.id – Kericuhan mewarnai aksi penolakan konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Insiden tersebut menyebabkan 33 orang mengalami luka-luka, termasuk Bahar bin Smith yang turut hadir dalam aksi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, sebelum kericuhan terjadi, pihak penyelenggara telah tiga kali menggelar audiensi dengan kelompok penolak konser. Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan.

Situasi kemudian memanas setelah terjadi pelemparan batu ke arah petugas pengamanan. Akibatnya, puluhan orang dari unsur TNI, Polri, hingga masyarakat mengalami luka.

Seluruh korban mendapat penanganan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya. Budi menyebut tiga orang di antaranya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Bahar bin Smith juga dilaporkan mengalami luka akibat insiden tersebut. Menurut Budi, luka yang dialami Bahar diduga berasal dari lemparan kelompoknya sendiri, bukan dari petugas kepolisian.

Meski terjadi kericuhan, polisi memastikan tidak ada orang yang diamankan. Aparat juga berhasil mengendalikan situasi hingga seluruh penonton dan tamu undangan meninggalkan lokasi dengan aman.

Sementara itu, konser bertajuk Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia tetap menjadi perhatian publik. Dalam pertunjukan selama dua jam, Bocelli membawakan sejumlah lagu andalannya, termasuk Time to Say Goodbye dan Con Te Partirò, bersama Jakarta Concert Orchestra di bawah arahan Avip Priatna.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here