Pemerintah AS Imbau Warganya Tinggalkan Gaza

Warga Gaza di reruntuhan rumahnya. Foto:ist

Washington-Pemerintah AS memperingatkan warganya yang sedang berada di Jalur Gaza untuk meninggalkan daerah tersebut , setelah Israel melancarkan serangan terhadap belasan tempat di Jalur Gaza pada Senin (22/08/2016) hingga Selasa, dan melukai sedikitnya empat orang.

“Gaza berada di bawah kendali Hamas, organisasi teroris asing. Kondisi keamanan di Gaza dan perbatasannya berbahaya dan dapat berubah sewaktu-waktu,” kata Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP, Selasa (23/8) waktu AS.

Washington rutin memberikan peringatan kepada warga negaranya yang berada di luar negeri.

Deplu AS mengeluarkan peringatan perjalanan (travel warning) ke Jalur Gaza dan “mendesak setiap orang yang masih berada di sana untuk pergi sesegera mungkin ketika pintu perbatasan dibuka”.

Peringatan serupa juga pernah dikeluarkan pada Desember 2015.

Militer Israel mengatakan, 14 roket dari Gaza mendarat di wilayah Israel sejak Januari.

Pringatan itu tidak diberikan kepada warga AS yang sedang berada di Tepi Barat meski gelombang kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut sejak Oktober 2015 sudah menewaskan dua warganya.

“Tidak ada indikasi warga AS secara khusus menjadi target serangan karena kewarganegaraan mereka,” kata Deplu AS.

Advertisement