1.775 Orang Meninggal karena Flu Babi di Brazil

Ilustrasi: Flu Babi

RIO DE JANEIRO (KBK) – Sedikitnya 1.775 orang meninggal akibat virus H1N1, yang juga dikenal sebagai flu babi, di Brazil antara 1 Januari dan 13 Agustus 2016 di Brazil.

Demikian Departemen Kesehatan Brazil mengumumkan, Kamis (25/8/2016).

Menurut data, Brasil merupakan negara tertinggi dengan jumlah kematian akibat virus sejak 2009. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan, flu babi menewaskan 2.060 orang tahun ini di negara yang terkenal dengan tari Samba ini.

Kota paling padat penduduknya di Brazil, Sao Paulo memiliki kematian paling besar dengan 737, diikuti Kota Selatan Parana dengan 206 kematian, dan Rio Grande do Sul dengan 182 kematian.

Dinamakan flu babi, karena virus ini bermutasi dari babi ke manusia. Yang terinfeksi mengalami demam tinggi di atas 39 derajat menyebabkan batuk, kepala intens, nyeri otot dan sendi, dan iritasi mata.

Dalam rangka untuk melawan penyebaran virus, negara Brasil telah dipercepat kampanye vaksinasi, dengan fokus terutama pada segmen rentan penduduk, seperti wanita hamil, anak-anak dan orang tua.

Dilaporkan Xinhua, peningkatan kematian akibat flu babi di Brazil bersamaan dengan negara itu memerangi virus Zika.

Advertisement