Jamaah Calon Haji Indonesia di Filipina Terancam Tak Punya Negara

Jamaah Haji Indonesia ilegal di Filipina/ pojoksatu.id

MANILA (KBK)—Ratusan jamaah calon haji Indonesia yang “terdampar” di Filipina terancam tidak punya kewarganegaraan. Pasalnya, paspor Indonesia yang mereka miliki tidak tahu ada di mana.

Sumber KBK di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila mengatakan, paspor mereka diambil oleh oknum yang selama ini memfasilitasi mereka. “Ini seperti kasus Archandra, mereka bisa stateless. Paspor mereka sudah diambil sejak awal mereka di Filipina, ” ujarnya dalam perbincangan dengan KBK.

Ia menjelaskan, sekitar bulan Mei mereka didatangkan ke Filipina. Paspor Indonesia pun ditarik oleh “makelar” haji di Filipina. Kemudian, semua jamaah dibuatkan paspor Filipina dengan identitas palsu. “Jadi, paspor mereka itu asli,” katanya.

Namun demikian, sumber itu mengatakan, bisa saja mereka mendapat Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sehingga bisa dipulangkan ke Indonesia. “Tapi ini proses administrasinya sangat rumit,” tukasnya.

Sebelumnya, KBRI di Manila, Filipina berhasil memindahkan ratusan calon jamaah haji asal Indonesia yang tertangkap di Filipina. Mereka dibawa dan ditampung di KBRI pada Jumat (26/8) malam.

 

Advertisement