JAKARTA, KBK – Kerasnya kehidupan dan sulitnya ekonomi saat ini, membuat sebagian orang nekat mencari materi dengan menghalalkan segala cara. Namun tidak demikian dengan Abah Oman, seorang pedagang es cendol dan cincau di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Di usianya yang mulai menginjak delapan puluh tahun, Abah Oman tetap semangat mendorong gerobak cendolnya menyusuri tiap perkampungan di sekitaran kota Purwakarta. Ditemani peci hitamnya yang mulai lusuh, dengan sabar ia menjajakan dagangannya dibawah terik sengatan matahari.
Keriput yang menghiasi wajah Abah Oman seakan menjadi saksi bisu kerasnya kehidupan yang ia jalani. Lembaran rupiah yang masuk ke sakunya tak menentu, namun Abah Oman tetap melemparkan senyum kepada setiap orang yang dijumpainya.
Abah Oman mulai ramai dibicarakan Netizen ketika fotonya yang tengah melayani pembeli diunggah pada 3 September 2016 dan di bagikan kepada akun Facebook Purwakarta Peduli. Hingga hari ini (9/9) jumah like terhadap tautan yang memuat informasi seputar Abah Oman telah berjumlah 5,5 ribu dan telah dibagiakan kepada 13.593 pengguna Facebook.
Berbagai reaksi positif membanjiri foto Abah Oman, para Facebooker  pun banyak memanjakan doa agar Abah Oman selalu diberikan rezeki dan perlindungan. Namun tak sedikit juga komentar yang menanyakan lokasi tempat tinggal Abah Oman.
Dari sekian banyak komentar, beberapa ada yang mengaku kenal dan pernah melihat Abah Oman. Seperti pemilik akun Facebook Aldhi RidhoMonster yang mengatakan bahwa Abah Oman kerap mangkal di depan gedung Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Purwakarta. Djubran Andaresta Facebooker lainnya yang ikut berkomentar mengatakan bahwa Abah Oman juga kerap mangkal di depan restoran pizza delivery Purwakarta.
Sementara itu pemilik akun Facebook Inez Lestari yang ikut peduli terhadap Abah Oman mengatakan bahwa Abah Oman tinggal di daerah Ciwareng, Purwakarta. Guna membantu berdagang Abah Oman biasa dibantu oleh istrinya untuk menyiapkan cendol dan cincau dagangannya. Netizen lain mengatakan kalau Abah Oman tinggal tak jauh dari Kantor Kelurahan Ciseureuh Purwakarta.
Namun berita yang dilansir Buana Jabar pada 7 September lalu mengatakan Abah Oman pernah diminta berhenti berjualan bahkan akan diberikan sebuah rumah oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, tetapi Abah Oman menolaknya dengan alasan sudah betah dan nyaman dirumah kontrakannya.





