Bukit Bulakcaringin Kuningan Longsor, Warga Sekitar Khawatir

Ilustrasi, longsor Sukabumi/ tubasmedia.com

KUNINGAN – Longsor di tebing Bukit Bulakcaringin pada kamis (8/9/2016), mengancam permukiman penduduk di Blok Paleben, RT 2 RW 1, Dusun Kaliwon, Desa Subang, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan.

tebing setinggi lebih kurang 50 meter dengan kemiringan lebih dari 45 derajat telah menyeret habis bahu jalan menuju objek wisata Cipanas, Subang, sepanjang lebih kurang 25 meter dan material longsornya mengubur akses jalan alternatif ke blok permukiman warga tersebut.

Selain itu, area longsor itu dikhawatirkan warga sekitar berkembang memutus jalan menuju objek wisata Cipanas, serta menerjang permukiman padat perumahan penduduk di bawahnya.

Selain kemiringannya yang cukup ekstrem, lapisan permukaan lereng bukit tersebut berupa tanah lempung gampang lembek jika terkena air menumpang pada lapisan jenis batuan cadas yang padat, sehingga wajar jika warga khawatir karenanya.

Seorang warga, Eti (61) yang rumahnya hanya berjarak sekitar 100 meter dari titik longsor tersebut menyebutkan, longsor tebing itu terdengar menimbulkan suara berdebum disertai derakan cukup keras.

“Suara mengagetkan yang teryata dari longsor itu, terdengar jelas oleh warga di sini beberapa saat selewat azan subuh kira-kira pukul 4.30 WIB,” ujar Eti, dikutip dari PR.

Sebagai tanda bahaya, selang beberapa menit kentongan tanda bahaya berbunyi, disusul banyak warga yang berhamburan keluar rumah dan berlarian menjauhi blok permukimannya itu.

Anggota Taruna Siaga Bencana Kabupaten Kuningan yang juga warga Desa Subang, Ajat, mengatakan jika sejumlah personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan yang datang mengecek area longsor itu, menyakinkan longsor itu tidak menimbulkan korban jiwa.

“Permukiman warga Blok Paleben maupun Dusun Kaliwon itu pun, tidak sampai terisolasi transportasi kendaraan, karena jalan lingkungan yang terkubur longsor ini hanya jalan alternatif,” ujarnya.

Semenatra itu Staf Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kuningan Softyan yang sedang berada di desa tersebut bersama sejumlah sukarelawan, pada Kamis sore menyebutkan, material longsor mengubur jalan lingkungan itu akan segera dikeruk secara manual dengan pengerahan tenaga masyarakat setempat.

Untuk itu Kepala Seksi Kedaruratan Logistik BPBD Kuningan Ayip Sutrisno, Kamis (8/9/2016) sore sekitar pukul 15.00 WIB menyusul datang ke lokasi bersama sejumlah tenaga sukarelawan BPBD Kuningan berikut bantuan logistik berupa makanan dan air minum pendukung gerakan masyarakat tersebut.

Advertisement