Setelah Bangunan Hilang, Tanaman Mulai Hiasi Rawajati

foto kompas.com

JAKARTA, KBK – Setelah bangunan di Jalan Rawajati Barat dibongkar oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, puing-puing mulai dibersihkan dan pohon-pohon mulai ditanam.

Jumat (9/9/) siang terlihat enam pekerja harian lepas (PHL) dari Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan menanam berbagai pohon dan tanaman kecil seperti kamboja, bintaro, anjuang kribo, dan glodokan.

Para petugas menanam di sisi tanah yang berimpitan dengan flyover Kalibata. Sementara itu ke belakangnya, puing bangunan serta sampah masih menumpuk dan menutupi tanah yang juga akan ditanamani pohon.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan Muhammad Iqbal mengatakan pihaknya akan melakukan penanaman sembari petugas dari Suku Dinas Kebersihan Jakarta Selatan membersihkan sisa puing.

“Itu rencana kan jadi paru-paru kota sesuai fungsi RTH (ruang terbuka hijau). Selesai pembersihan puing dari Sudin Kebersihan, ya tugas kami nanam dan mempercantiknya,” kata Iqbal seperti dilansir Kompas.com, Jumat (9/9).

Iqbal tidak menyebutkan anggaran untuk penghijauan Rawajati. Ia hanya mengatakan untuk bibit tanaman hanya mengambil di kebon bibit milik pemerintah yang tersedia. Sementara untuk tanahnya, diambil dari hasil pembongkaran makam fiktif.

“Tanah dari Tanah Kusir, campur lah sama bongkaran tanah makam fiktif,” ujarnya sambil tertawa.

Adapun di seberang bekas permukiman warga, tenda-tenda dari terpal masih berdiri di trotoar. Secara terpisah Wali Kota Jakarta Selatan mengatakan pihaknya masih membuka pendaftaran relokasi.

Hingga hari ini, sudah 10 KK yang menerima unit siap huni di Rusun Marunda.

“Biarin lah (yang di tenda). Kan sudah kami siapkan rumah,” ujarnya.

Advertisement