SURABAYA – Banyak jalan yang dilakukan bandar dan pengedar narkoba untuk memasok barang haram tersebut ke Indonesia. Salah satunya, mengemas narkoba hingga menyerupai makanan ringan, guna mengelabui petugas.
Nah, baru-baru ini kokain berbentuk makanan ringan seperti jagung goreng beredar di Surabaya dan Bogor. Hasil penelusuran polisi, narkoba jenis kokain dengan tampilan baru itu sudah masuk ke Surabaya.
Narkoba jenis baru ini berasal dari Tiongkok dan Malaysia. Jalur masuknya ada dua, udara dan laut. Udara melalui sejumlah bandara, sedangkan jalur laut memanfaatkan pelabuhan-pelabuhan laut di Sumatera, termasuk Batam yang memang sangat dekat dan menjadi pintu masuk narkoba Malaysia.
Saat ini polisi masih melakukan serangkaian proses penyidikan.
“Kami temukan seminggu terakhir. Termasuk tembakau super itu,” jelas Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Donny Adityawarman seperti dilansir Batampost Selasa, (13/9).
Donny masih enggan menyebutkan secara spesifik identitas penggunanya. Namun, dia membenarkan bahwa narkotika jenis itu termasuk mahal. Tidak semua orang bisa membelinya.
Umumnya, mereka yang mengonsumsinya berkumpul dengan orang-orang yang selevel. Polisi sudah mengamankan barang buktinya. Hanya, belum bisa membeberkannya kepada publik.
“Memang ini jenis baru. Masih kami dalami,” ucap alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 tersebut.
Satreskoba masih akan memastikan narkotika itu. Termasuk mengujinya sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Temuan narkoba dalam bentuk makanan itu menunjukkan bahwa pengedar akan selalu bermetamorfosis dalam mengemas produk guna menyesuaikan dengan pangsa pasarnya.





