MOROWALI – Cuaca buruk dan hujan deras di Morowali Sulawesi Tengah telah membuat jangar kapal tongkang yang sedang berlabuh di Pantai Kurisa lepas dan menabrak belasan rumah di Dusun 5 Kurisa, Desa Patufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.
Setidaknya ada 14 rumah warga rusak berat setelah dihantam kapal tongkang berkapasitas 60 ton yang diduga milik PT MBS asal Samarinda, dan satu orang korban luka.
Peristiwa yang sudah terjadi empat hari lalu, tepatnya Kamis (15/9/2016), dampaknya masih dirasakan warga yang menjadi korban, warga mengungsi ke tempat keluarga mereka atau tinggal di tenda-tenda yang telah diidrikan BPBD Morowali.
Sindonews melansir pada Minggu (18/9/2016), seorang warga, Mariyana, masih meratapi rumahnya yang rusak berat dan berharap akan ada ganti rugi dari pihak perusahaan untuk memungkinkan dirinya memperbaiki rumahnya yang rusak.
Dikatakannya, peristiwa itu terjadi dengan tiba-tiba. Namun beruntung, dia sempat menyelamatkan diri saat kapal mulai menyapu rumah-rumah pesisir pantai.
Sementara itu, Slamet Viktor Panggabean selaku Vice Presiden PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) bagian dari Bintang Delapan Grup memastikan akan ada ganti rugi dari perusahan pemilik kapal tongkang, yaitu PT MBS.
Saat ini, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali masih melakukan pendataan kerugian masyarakat yang rumahnya ditabrak kapal tongkang.
Bantuan dari berbagai pihak telah disalurkan, berupa bahan makanan untuk membantu warga yang menjadi korban dalam peristiwa itu.




