Mensos dan Menkes Diminta Tangani Bencana Garut

Ilustrasi salah satu rumah yang rusak akibat banjir bandang di Garut/ Foto: Facebook Nissa Wargadipura

JAKARTA – Bencana banjir bandang yang melanda Garut membuat Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek untuk segera turun tangan menangani korban bencana akibat banjir bandang dan longsor.

Juru Bicara Presiden Johan Budi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 21 September 2016, “Baru saja beliau sudah memerintahkan menteri sosial untuk hadir di sana, untuk melihat secara langsung dan melakukan upaya-upaya yang perlu diatasi segera atas musibah di Garut dan Sumedang akibat bencana alam,” katanya, Rabu (21/9/2016).

“Apa yang perlu diambil langkah-langkah dalam kaitannya dengan mengatasi bencana longsor di Garut dan Sumedang, baik terhadap korban, maupun fasilitas umum yang rusak akibat longsor,” tambahnya.

Selain Menkes dan Mensos diimbau segera turun tangan membantu para korban, Jokowi juga berharap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ikut melakukan koordinasi berkaitan dengan jalan-jalan yang rusak dan fasilitas-fasilitas umum yang rusak akibat bencana.

Presiden juga mengingatkan wilayah lainnya yang rawan terjadi bencana untuk tetap waspada. Apalagi saat ini hujan berintensitas tinggi masih terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.

“Presiden meminta waspada kepada masyarakat untuk menghadapi bencana akibat iklim. Apakah itu banjir atau longsor. Presiden berharap masyarakat waspada,” kata Johan. Atas peristiwa yang telah menelan puluhan korban jiwa tersebut, Jokowi mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya terhadap para korban terdampak bencana.

Advertisement