Terlupakan dan Terisolasi, Warga Cijambe Garut Butuh Bantuan

Ilustrasi Kondisi Sungai Cimanuk pascmenerjang Garut/ Foto: Facebook Nissa Wargadipura

GARUT – Setelah peristiwa banjir bandang melanda wilayah kampung Cimacan, kini warga Kampung Cijambe, Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan, Garut yang masih terisolasi masih kekurangan bantuan seperti makanan, tikar, dan perahu karet.

Dilansir PR, seorang relawan dari LPD Muhammadiyah, Agus Suhendar mengatakan, warga tidak bisa bergerak kemana-mana karena jembatan penghubung dari Cijambe ke Banyuresmi putus diterjang banjir.

“Kondisi di Cijambe lumpuh. Warga butuh segera perahu karet untuk menyebrang Sungai Cimanuk,” katanya, Jumat (23/9/2016).

Tanpa jembatan, warga harus menempuh jalan alternatif menuju Banyuresmi yang jaraknya tiga kilometer. Namun, kendaraan warga tidak berfungsi setelah diterjang banjir.

Selain perahu karet, warga juga membutuhkan tikar untuk alas tidur di masjid tempat pengungsian. Semalam warga tidur di masjid tanpa alas.

Selain itu, pasokan makanan juga kurang. “Kemarin jam sebelas siang warga belum makan,” ucap ia. Menurutnya, ada sekitar 26 kepala keluarga yang menjadi warga terdampak banjir di Kampung Cijambe.

Advertisement