Korea Selatan Tolak Beri Bantuan untuk Korban Banjir Korea Utara

Banjir merendam pemukiman di Korea Utara / The Guardian

KOREA SELATAN – Pemerintah Korea Selatan tidak bersedia memberikan bantuan kemanusiaan untuk para korban banjir besar yang meland Korea Utara.

Alasannya mereka takut bantuan yang mereka berikan akan diklaim dari pemerintah rezim Kim Jong-un.
“Jika Seoul mengirim bantuan, Kim Jong-un akan mengklaimnya,” ucap juru bicara Kementerian Unifikasi Jeong Joon-hee, diberitakan AFP, Jumat (23/9/2016).

“Saya pikir semua bantuan internasional akan sia-sia,” tambahnya.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan sudah menolak permintaan dari beberapa organisasi non-pemerintah (NGO) yang mendesak memberikan bantuan ke Pyongyang.

Jeong tampak kesal dengan ulah Kim Jong un yang terus menyibukan diri dengan uji coba roket terbaru mereka, “Mereka berkata musibah terbesar tengah melanda, tetapi Kim Jong-un masih bisa tersenyum dan melakukan uji coba mesin roket terbaru,” tutur jeong.

Sebelumnya Federasi Palang Merah Internasional dan Red Crescent Societies (IFRC) meminta Korsel melakukan untuk membantu warga Korea Utara untuk menghindari kelaparan para korban di Korea Utara.

Diketahui banjir besar telah menewaskan 138 orang dan 400 lainnya hilang serta sejumlah rumah rusak parah karenanya.

Advertisement