BEIRUT—Pesawat-pesawat tempur Rusia dan Suriah menjadikan dua rumah sakit di Aleppo sebagai sasaran. Rumah sakit yang kini sudah tidak beroperasi itu diduga menjadi sarang pemberontak yang menentang rezim Assad.
Dalam serangan itu yang terjadi Rabu (28/9) pagi waktu setempat itu membuat dua orang yang berada di rumah sakit tersebut tewas. Di tempat yang begitu jauh, 6 warga yang tengah mengantri pembagian roti juga tewas. Saat ini, ada 250 ribu warga Aleppo yang mengalami kekurangan makanan, bahkan kelaparan.
Pekan pertama setelah gencatan senjata dicabut, peperangan di Aleppo telah menewaskan ratusan orang. Dilansir Thomson Reuters, saat ini sekitar 30 dokter yang masih bertahan di Aleppo untuk membantu korban luka.
“Pesawat tempur tersebut terbang di atas kami dan langsung mulai menjatuhkan rudal sekitar 4 pagi,” ujar Mohammad Abu Rajab, seorang ahli radiologi di rumah sakit M10 kepada Reuters.
“Puing bangunan menimpa pasien di unit perawatan intensif,” tambahnya.





