JAKARTA (KBK) – Hari ini (17/10/2015) pengiriman pertama zat kimia keras untuk pemadaman api akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, bantuan Jepang, direncanakan tiba di Palembang.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, lewat keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2015).
Dikatakan Sutopo, Jepang akan memberikan bantuan bahan kimia (fire extinguisher berbentuk foam agent) sebanyak 3 ton.
Pengiriman ke Palembang dilakukan dua kali yaitu 1,5 ton pada 17-10-2015 dan 1,5 ton pada 19-10-2015.
JICA berencana akan menyerahkan kepada BNPB di Palembang pada 17-10-2015. Tim BNPB dan JICA sudah melakukan koordinasi.
Rencana bahan kimia ini akan digunakan untuk water bombing dengan pesawat dari Indonesia. Malaysia keberatan menggunakan bahan kimia untuk water bombing, ia menyarankan untuk menggunakan bahan kimia ramah lingkungan.
Untuk memadamkan api ini, Indonesia telah menggunakan bahan kimia yang ramah lingkungan sebanyak 60 ton.
Hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut bantuan dari negara lain seperti Rusia, Tiongkok, Korea, dan Thailand yang sebelumnya menyatakan akan memberikan bantuan. Kementerian Luar Negeri masih terus menjajagi lebih lanjut bantuan tersebut.





