FILIPINA – Angin topan Sarika diperkirakan semakin melaju mendekati Filipina dan akan mencapai Pulau Luzon paling lambat pada Senin (12/10/2016) dan diprediksi akan menjadi topan paling merusak yang melanda negara itu pada tahun ini.
Kecepatan angin diperkirakan mencapai 185 kilometer per jam (km/j) atau setara dengan topan kategori 3, disertai hujan lebat yang memungkinkan mengakibatkan longsor dan banjir besar.
Peramal Cuaca Pemerintah Filipina Benison Estareja mengatakan, “Kita bisa melihat melalui radar bahwa badai ini sangat merusak. Badai ini dapat menghancurkan rumah dan merobohkan pohon-pohon dan melepaskan atap rumah. Ini aka jadi topan paling merusak tahun ini,” katanya dilansir dari Independent, Minggu (16/10/2016).
Topan diramalkan akan mendarat di bagian timur Pulau Luzon dan bergerak ke tengah pulau paling padat penduduk di Filipina tersebut. Namun topan Sarika tidak akan melintasi pulau-pulau yang terletak di bagian tengah Filipina di mana 6.000 warga tewas akibat terjangan Topan Haiyan pada 2013.
Setelah Filipina, topan ini juga akan melaju ke Laut China Selatan sebelum mendarat di Vietnam, dimana diberitakan sebelumnya negara ini tengah dilanda banjir yang telah menewaskan sedikitnya 11 orang.





