IRAK – Hampir 1.000 orang harus dirawat karena masalah pernapasan setelah ISIS membakar pabrik belerang di Mishraq, selatan kota Irak Mosul.
Reuters melaporkan sabtu (22//10/2016), hal tersebut berdasarkan sumber dari petugas medis di rumah sakit di Qayyara, yang terletak di dekat Mosul.
Seorang pejabat Irak mengatakan dua orang warga di desa yang dekat dengan pabrik meninggal setelah mereka kontak dengan zat beracun.
Badan Zat Beracun dan Penyakit Registry (ATSDR.) mengatakan jika bernapas dinatara sulfur dioksida dapat mempengaruhi paru-paru, dan menyebabkan kesulitan bernapas yang parah.
Para pejabat militer AS telah memaksa pasukan AS di Qayyarah Barat Airfield dekat Mosul menggunakan masker pelindung, karena angin telah bergeser ke arah selatan.
“Angin telah benar-benar bergeser ke selatan, sehingga, sebagai langkah pencegahan, pasukan di Qayyara Barat telah mengenakan alat pelindung diri mereka, sementara operasi mereka pada saat ini masih berjalan,” kata seorang pejabat yang tidak mau disebutkan namanya.





