PALANGKARAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Kota Palangka Raya, mencatat kini ada 7 titik banjir di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Banjir terparah terjadi di Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya.
“Banjir ada di 7 wilayah, yaitu di Kelurahan Petuk Katimpun, Marang, Mendawai, Flamboyan Bawah, Bukit Pinang, Tumbang Rungan, dan Kereng Bengkirai.Yang terparah di Petuk Katimpun, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa,” ungkap Kepala BPBD dan Damkar Kota Palangka Raya Anwar Sanusi Umar Gayo di ruang kerjanya, Selasa (8/11/2016), dikutip dari Okezone.
Mayoritas yang terdampak banjir adalah warga yang bermukim di bantaran sungai.Seperti banjir di Bukit Pinang dan Tambang Rungan yang lokasinya tepat di bantaran sungai.Selain itu yang menjadi langganan banjir yakni di daerah Mendawai.
“Namun banjir ini belum mengganggu aktivitas warga. Mereka masih bisa beraktivitas seperti biasa,” lanjut BPBD dan Damkar terus mencari penyebab banjir selain intensutas hujan yang tinggi.
Pihaknya kini melakukan pencegahan agar banjir tidak meluas.
“Misal kita cek drainase, atau pendangkalan sungai. Itu akan kita lakukan perbaikan dan pengerukan,” pungkasnya.





