NEW YORK – Sedikitnya 100 ribu warga New York dan pensylvania telah tercemar air beracun perfluorooctane sulfonate (PFOS) yang dikhawatirkan dapat menyebabkan kanker.
Zat beracun tersebut telah mengkontaminasi 28 ribu orang di Newburgh, Orange County, New York dan 70 ribu warga di Pennsylvania, seperti dilansir Daily mail, Selasa (15/11/2016).
Sebuah penelitian air di Newburg mengatakan kadar PFOS sudah melebihi batas yang ditetapkan pemerintah negara bagian.
PFOS adalah senyawa kimia yang dipakai untuk membuat busa pemadam kebakaran di pangkalan militer angkatan udara terdekat. Di Newburg sendiri, zat ini ini telah mengalir ke Sungai Hudson, dimana sekitar sungai tersebut dihuni oleh penduduk miskin.
Sementara itu mereka kini tengah melakukan pengambilan darah akibat keracunan air tersebut. Sayangnya penduduk miskin Newburgh lebih dari 46 persen tidak bicara dalam bahasa Inggris sehingga hal ini menjadi kendala.
Stuart Sachs, seorang warga pendatang di Newburgh mengatakan, “Newburgh adalah kota yang sangat miskin. Butuh cara khusus dalam melakukan sosialisasi kepada mereka, karena mereka akan sangat berjuang untuk bertahan hidup di tepi sungai. Mereka butuh bantuan dan pemahaman ekstra,” katanya.
Ia menambahkan tidak dapat membayangkan penyakit apa yang akan menimpa ia dan keluarganya setelah mengetahui fakta bahwa air yang selama ini mereka konsumsi mengandung zat beracun.
“Benar-benar mengejutkan. Putri saya usianya 11 tahun, apa yang akan terjadi padanya nanti, bagi saya ini sangat menakutkan,” tambah Sachs.
Sementara itu di dekat pangkalan air di Portsmouth, New Hampshire. sudah sekitar 1.500 orang yang melakukan pengambilan darah, dan di Hoosick Falls dan Petersburgh sudah dilakukan terhadap 3.000 orang, namun hasilnya baru dapat diketahui awal tahun depan.





