BOJONEGORO – Banjir Bengawan Solo yang dapat disaat datangnya bula purnama menurut Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro, Jawa Timur, harus diwaspadai.
“Banjir Bengawan Solo yang datang bersamaan purnama akan menimbulkan genangan dengan waktu lama,” kata Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro, Hirnowo.
Menurutnya air laut pasang maka debit aliran air banjir Bengawan Solo yang masuk ke laut melambat. Dengan demikian genangan banjir di daerah hilir Jawa Timur akan sulit surut.
“Kewaspadaan menghadapi banjir Bengawan Solo harus ditingkatkan ketika datang bersamaan bulan purnama,” katanya menegaskan, pada Kamsi (24/11/2016) dikutip dari Antara.
Karenanya ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di hilir Jawa Timur, mulai Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik, tidak lengah ketika Bengawan Solo meluap bersamaan purnama.
“Berbagai kebutuhan sudah kita persiapkan dalam menghadapi banjir Bengawan Solo,” ucapnya menegaskan.
Sementara itu Kasi Prasarana dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro MZ. Budi Mulyono menambahkan berbagai kebutuhan terutama sembako dalam menghadapi bencana banjir sudah tersedia.
Disebutkannya, BPBD memiliki stok makanan siap saji 194 paket, makanan penambah gizi 542 paket, beras 30 ton, lauk pauk 530 paket, juga berbagai perlengkapan lainnya bagi pengungsi seperti selimut.
“Kami belum mendistribusikan beras ke dapur umum yang dikelola masyarakat karena masih menunggu waktu yang tepat,” tambahnya.





