
BRASIL – Brasil telah menetapkan masa berkabung selama tiga hari setelah pesawat yang membawa tim sepak bola Chapecoense jatuh di Kolombia pada Selasa (29/11/2016) dini hari, dan menewaskan 71 pemain, wartawan dan awak pesawat.
Enam dari 77 orang di pesawat yakni tiga pemain, dua kru dan seorang wartawan dilaporkan selamat dari bencana. Salah satu pesepakbola yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan pesawat akhirnya meninggal di rumah sakit.
(Baca Juga: Pesawat Berpenumpang Tim Sepak Bola Brasil Jatuh di Kolombia )
Seorang fotografer Reuters di tempat kejadian mengatakan puluhan mayat tertutup dengan lembaran reruntuhan pesawat.
Para pejabat Kolombia mengatakan penerbangan charter memulai perjalanannya di São Paulo, Brasil, pada Senin sore dan singgah di Bolivia sebelum menuju kota Kolombia MedellÃn, di mana tim akan bermain di final Copa Sudamericana.
Pesawat, British Aerospace 146 pesawat jarak pendek, membawa pemain, staf klub dan jurnalis untuk pertandingan melawan Atletico Nacional di kota terbesar kedua Kolombia.
Sebuah pernyataan dari bandara José MarÃa Córdova di MedellÃn mengatakan, pesawat telah menyatakan keadaan darurat di 22:00 waktu setempat pada Senin karena kegagalan listrik. Sekitar 15 menit kemudian, pesawat jatuh di daerah pegunungan MedellÃn, disaat hujan lebat, kabut dan gelap sehingga menghambat upaya penyelamatan.




