Sawah Terendam Banjir, Petani di Jambi Butuh Pekerjaan

Ilustrasi sawah terendam banjir/ Foto: elshinta.com

JAMBI – Banjir di Jambi tidak hanya merendam ribuan rumah warga, namun juga  merendam 5.000 hektare sawah petani, sehingga petani membutuhkan pekerjaan karena sawahnya gagal panen.

“Tiga ribu di antaranya dipastikan puso (gagal panen),” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Ridham Priskap.

Ia mengatakan Pemprov Jambi sudah menginstruksikan seluruh instansi menginventarisasi dampak banjir, seperti dinas pertanian, perikanan, perkebunan maupun pendidikan.

“Pokoknya yang menyangkut hajat hidup masyarakat,” kata dia.

Khusus untuk bidang pertanian dan perikanan, Pemprov Jambi sudah menyiapkan bantuan seperti benih padi maupun ikan sebagai pengganti bagi petani yang gagal panen.

Sementara itu Akhmad (45), salah seorang petani di daerah Sijenjang, Kota Jambi mengaku terpaksa berhenti beraktivitas sebagai petani karena sawah miliknya terendam banjir.

“Sudah dua minggu ini, sawah saya terendam banjir. Terpaksa cari pekerjaan lain,” ujar Akhmad, dilansir Liputan6.com, Selasa (6/12/2016).

Curah hujan yang tinggi terjadi di Jambi sejak satu bulan terakhir. Banjir bahkan sudah melanda sebagian besar daerah seperti Kabupaten Kerinci,  Bungo, Merangin dan Tebo.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi sebelumnya menyatakan, banjir di daerah ini sudah merendam hampir 2.000 rumah warga. Satu orang di antaranya hilang terseret arus.

Advertisement