Merajut Asa di Atas JPO Stasiun Juanda

kemiskinan
Alim tengah menunggu barang dagangannya di atas JPO Stasiun Juanda

JAKARTA (KBK) – Terlihat guratan keletihan yang disembunyikan dibalik senyumnya. Kendati rasa capai menyelimuti dirinya namun semangat Alim yang membara didalam tubuhnya yang ringkih  tetap menggelora. Sejak beberapa tahun lalu Alim berjualan gelang manik-manik dan tasbih di atas jembatan penyeberangan Stasiun Juanda dan sekitar Masjid Istiqlal, Jakarta.

Ketika sore hari lalu –lalang calon penumpang commuter line yang berbondong di Stasiun Juanda seakan acuh dengan hadirnya Alim yang hanya terdiam duduk di sudut jembatan penyeberangan. Kemiskinan yang membelit perekonomian mendorong Alim harus menjajakan gelang, barang yang ia jual pun bukan milik sendiri melainkan milik juragannya dengan sistem setoran.

Dengan membanderol harga Rp 5 ribu untuk gelang dan Rp 10 ribu untuk sebuah tasbih, bukan tak jarang Alim kucing-kucingan dengan petugas. Jika aparat Satpol PP tengah melancarkan operasi, Alim sebagai kaum marjinal hanya bisa menunggu sambil berdoa supaya hal itu tak berlangsung lama.

Di Jakarta Alim mengontrak sebuah rumah di bilangan Senen, Jakarta Pusat dengan biaya sewa Rp 300 ribu per bulan. Di rumah kontrakan tersebut Alim tinggal bersama seorang anaknya. Setelah kehidupan Alim diunggah oleh netizen bernama Salfitra Wiguna, kisah perjuangan Alim mendapat banyak pujian.

“Ketika ditanya berapa usianya, beliau sudah lupa. Beliau hanya ingat sebelum Indonesia merdeka beliau sudah lahir,” tulis Salfitra dalam akun Faceboknya yang ia bagikan ke Komunitas Ketimbang Ngemis Jakarta.

Tak hanya tubuhnya yang ringkih, pendengran Alim pun terganggu. Hanya satu kata yang terucap dari mulutnya ketika barang dagangnya laku “Alhmdulilah”, selebihnya Alim lebih banyak terdiam, sabar menunggu kehadiran konsumen.

Ida Yanti, netizen lainnya yang berkomentar mengaku sedih dan teriris hatinya melihat kehidupan Alim yang sarat problematika ekonomi.

“Ya Allah teriris banget hati, sabarya kek,” tulis Ida.

Advertisement