PBB: Evakuasi Aleppo Dihentikan, Anak-Anak Minta Tolong dari Bawah Tanah

Dramatis Selamatkan Gadis
Relawan berupaya untuk mendapatkan pertolongan untuk gadis yang dievakuasi dari reruntuhan di Aleppo. Foto: ABCNews

SURIAH (KBK) – Ada laporan dari anak yang terperangkap dalam ruang bawah tanah selama berhari-hari, mereka mengirimkan permohonan untuk diselamatkan.

Hal itu disampaikan juru bicara PBB Stephane Dujarric kepada Wartawan Jumat, (16/12/2016), menanggapi penghentian secara sepihak evakuasi yang tengah berlangsung dari kawasan Aleppo Timur.

“Evakuasi yang terluka dan warga sipil dari daerah kantong yang terkepung di kota Aleppo timur, sayangnya dihentikan oleh otoritas Suriah sebelumnya, pada hari Jumat,” katanya.

“PBB mendesak para pihak untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memungkinkan dimulainya kembali evakuasi,” kata Dujarric, menambahkan bahwa diperkirakan bahwa sejumlah besar orang yang rentan, termasuk terluka, anak-anak tetap dalam kondisi putus asa.

Sementara itu, dalam operasi yang dimulai pada hari Kamis dan berlanjut sampai Jumat pagi (16/12/2016), ribuan orang telah dievakuasi dari Aleppo, termasuk 194 pasien yang dievakuasi dengan bantuan dari Bulan Sabit Merah Suriah-Arab, Komite Internasional Palang Merah (ICRC) dan PBB, demikian seorang juru bicara PBB kepada wartawan.

“Mereka dibawa ke rumah sakit di Idlib, sebelah barat Aleppo dan dekat Turki, dengan dukungan dari mitra kesehatan dan kemanusiaan di Gaziantep,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric seperti dikutip KBK dari Xinhua.

Advertisement