Lahir Sehat, Bayi dari Ibu Terinfeksi Zika akan Idap Microcephaly di Usia 5 Bulan

Bayi alami microchephaly karena ibu terinfeksi Zika. Foto: Xinhua

WASHINGTON (KBK) – Bayi yang lahir dengan infeksi virus Zika kongenital, dapat berujung microcephaly (kepala tumbuh abnormal) sebulan setelah kelahiran.

Kesimpulan itu dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, akhir pekan ini.

Dalam “Morbidity and Mortality Report” terbaru, CDC menjelaskan ada 13 bayi di Brasil dengan infeksi virus Zika bawaan yang tidak memiliki microcephaly pada saat lahir, tetapi mengalami pertumbuhan kepala melambat setelah lima bulan setelah kelahiran.

Di antara bayi tersebut, 11 bayi kemudian termasuk kategori microcephaly.

Penelitian tersebut merupakan kolaborasi ahli dari AS dan peneliti Brasil.

“Infeksi virus Zika kongenital tanpa microcephaly saat lahir sebelumnya telah dilaporkan,” kata laporan itu.

“Namun, ini adalah seri pertama dari bayi dengan bukti laboratorium infeksi virus Zika kongenital didokumentasikan, yang memiliki pertumbuhan kepala melambat dengan microcephaly berkembang setelah lahir.”

Menurut laporan Xinhua, temuan baru menjadi peringatan, bahwa bayi yang tampaknya sehat lahir dari ibu yang terinfeksi Zika di seluruh dunia tetap akan mengalami perlambatan pertumbuhan kepala.

Advertisement