JAKARTA (KBK)-Hujan di beberapa daerah Kalimantan dan Sumatera beberapa hari ini membuat titik api kebakaran hutan dan lahan berkurang.
Selain itu, dampak yang ditimbulkan seperti asap pekat di sejumlah tempat di Kalimantan dan Sumatera juga sudah mulai berkurang. Hal ini menyebabkan indeks udara juga semakin membaik.
Jika sebelumnya Riau, Jambi dan Palangkaraya selalu level berbahaya sejak sore kemarin mulai membaik kualitas udaranya.
“Sementara itu, di Pekanbaru 184 ugr/m3 tidak sehat, Jambi 252 sangat tidak sehat, Palembang (alat rusak), Pontianak 44 baik, Banjarbaru 33 baik, Samarinda 30 baik, Palangkaraya 416 berbahaya,” kata Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya kepada awak media Kamis (29/10).
Selain itu hujan yang turun juga telah menyebabkan jarak pandang menjadi sedikit lebih baik dari sebelumnya.
Di Padang jarak pandang 1.000 m berasap, Pekanbaru 1.200 m berasap, Jambi 1.700 m berasap, Palembang 2.000 m berasap. “Sedangkan jarak pandang di Pontianak 10.000 m berawan, Ketapang 500 m guntur, Palangkaraya 600 m berasap, Banjarmasin 8.000 m cerah berawan,”pungkas Sutopo.*





