NEW DELHI – Univeristas Kedokteran milik pemerintah di negara bagian India selatan, Kerala, akhirnya memberikan sanksi kepada 21 mahasiswa karena telah menganiaya junior mereka pada masa orientasi kampus.
“Tekanan hukuman datang dari sejumlah mahasiswa junior, mereka mengeluh kepada otoritas perguruan tinggi karena mereka dipaksa mencuci toilet dan minum air tercemar sebagai bagian dari orientasi kampus yang perintahkan oleh mahasiswa senior,” kata seorang pejabat senior, Rabu (21/12/2016).
Pihak perguruan tinggi itu telah memulai penyelidikan atas tuduhan kekerasan terhadap junior itu. Penyelidiakan itu dipimpin oleh dua orang profesor, kata pejabat itu.
Diskornya 21 mahasiswa ini, menyusul dua hari sebelumnya juga telah dihukum sembilan mahasiswa dari perguruan tinggi politeknik di Kottayam yang juga melakukan kekerasan terhadap junior mereka. Salah seorang junior menderita gagal ginjal dan saat ini masih dirawat di rumah sakit setempat karena kekerasan yang dilakukan senior.
Dilaporkan Xinhua, Polisi telah menangkap enam mahasiswa, sementara yang lain masih melarikan diri. “Kini polisi berusaha menangkap mereka semua,” kata seorang pejabat senior polisi.





