Ada Bahagia di Balik Penggerebekan Terduga Teroris Tangsel

Penggerebekanteroris
Teguh Penjual Cimol di lokasi penggerebekan terduga teroris Tangsel. Foto: jun Aditya/KBK

TANGSEL (KBK) – Di tengah hiruk pikuk dan lalu lalang aparat kepolisian bersenjata laras panjang, Teguh tetap asik menggoreng. Semakin banyaknya warga yang menyemutnya di lokasi penggerebekan terduga teroris di Babakan, Kecamatan Setu, Tangsel dilihat Teguh sebagai ‘ladang emas.’

Sambil menggoreng cimolnya, Teguh menuturkan berkat keramaian tersebut omset dagangnya melonjak drastis. Bahkan ia sempat meminta bantuan kawannya guna melayani konsumen yang datang silih berganti.

“Ini sudah gorengan ke seratus lima puluh kali,” jelas Teguh kepada KBK, Rabu (21/12/2016).

Menurut pedagang cimol yang langganan mangkal di depan SMP daerah Puspitek,Tangerang tersebut biasanya per hari ia hanya menggoreng sebanyak 5 kilogram cimol dan baru habis menjelang malam. Namun hari ini ia sudah menghabiskan 9 kilogram cimol.

“Ini sudah sembilan kilo. Ini saya mau pesen lagi. Mumpung lagi ramai, ” jelas pria asal Pekalongan itu.

Dari pantauan KBK setidaknya setiap menit sekali tangan Teguh pasti bergerak mencolok cimol lalu memindahkannya ke kantong plasting bening. Pembelinya pun bervariasi mulai dari anak-anak, ABG, ibu-ibu sampai awak media yang tiba-tiba ngiler melihat cimol.

Kalau bicara omset, jangan ditanya. “Alhamdulilah lah, mumpung rame, ” bisik Teguh

Advertisement