Warga Sipil Damaskus Krisis Air Minum

SURIAH – Warga sipil Damaskus, Suriah harus merasakan krisis air minum beberapa hari belakangan karena pihak berwenang di Suriah terpaksa  memotong pasokan air ke ibukota setelah pemberontak mencemari pasokan air minum dengan sengaja.

Dilansir Al Jazeera, Dinas pemasok air Damaskus mengatakan sejak  Jumat (23/12/2016) mereka telah memutuskan untuk menggunakan cadangan air, setelah pemberontak menguasai wilayah laut Damaskus. Diperkirakan  masalah ini akan diselesaikan dalam beberapa hari.

Sebuah kantor berita yang dikelola sekutu pemerintah Suriah, Hizbullah, mengatakan pemberontak telah menolak untuk meninggalkan lembah Wadi Barada sehingga tentara Suriah mulai melakukan serangan terhadap mereka pada hari Jumat.

Sementara itu penghentian pasokan air yang disengaja telah menyebabkan penderitaan yang signifikan untuk warga sipil, dimana tentara Suriah dan pemberontak telah menggunakan air sebagai senjata perang mereka.

Untuk membantu warga sipil, pekerja bantuan dari Komite Internasional Palang Merah telah membantu menyalurkan ahli pemeliharaan dan perbaikan di  stasiun pompa air.

Advertisement