SUKABUMI – 11 pelajar di Sukabumi tercatat Komisi Penanggulangan AIDS Kota Sukabumi, Jawa Barat sebagai kasus baru penyebaran atau penularan HIV sepanjang Januari hingga November 2016.
“Pelajar yang ditemukan positif HIV tersebut rata-rata usia 15 hingga 20 tahun,” kata Pengelola Progam KPA Kota Sukabumi, Yanti Rosdiana Parta di Sukabumi, Minggu (1/1/2017).
Hasil Voluntary Counselling and Testing (VCT) menyebut mereka tertular HIV karena pergaulan yang tidak sehat seperti menggunakan narkoba suntik maupun kerap gonta-ganti pasangan.
Namun, dari hasil pendataan yang dilakukan pihaknya hanya tiga pelajar asal Kota Sukabumi, sisanya berasal dari luar daerah. Biasanya, mereka tinggal di rumah sewa (kos) di kota ini terkait melanjutkan pendidikannya.
“Kesehatan pelajar tersebut terus kami pantau dan jangan sampai penggunaan ARV nya terputus untuk menekan perkembangan virus dalam tubuhnya,” katanya, dikutip dari Antara.
Bukan hanya terapi atau pengobatan saja yang diberikan namun pelajar yang terinveksi HIV tersebut juga diberikan pembinaan agar tetap bersemangat dalam menjalani hidupnya dan yang terpenting tidak menularkan penyakitnya ke orang lain.
Selain itu, dari 112 kasus baru yang ditemukan sepanjang 2016, mayoritas warga yang tertular berada di usia produktif yakni dari umur 15 tahun hingga 35 tahun.





