Merajut Asa Bersama Onde-Onde

kemiskinan
Foto dok Ike Annisa

JAKARTA –Sore itu aroma gorengan onde-onde menyerbak keluar dari rumah Mar. Tanpa kompromi aroma tersebut lantas menelusup hidung setiap orang yang melintas. Sambil tertaih, tangan kanan Mar mengangkat lalu memasukan onde-onde tersebut ke dalam baskom. Ketika waktu menunjukan pukul 5 sore, Mar segera bergegas menuju sebuah warung kecil sederhana guna menjajakan dagangannya.

Tak perlu menunggu waktu lama, dalam hitungan menit satu-dua orang pun datang lalu pergi lagi sambil menenteng sebungkus kantong platik bening berisi kue bulat bertabur wijen. Selain berjualan onde-onde, di etalase juga tampak beberapa butir telur asin, lepet dan aneka kue basah lainnya. Dengan tertatih Mar baru kembali ke rumahnya jelang pukul setengah sembilan malam setelah dagangannya ludes.

Itu lah rutinitas Mar, nenek berusia 86 tahun penjual onde-onde asal Tangerang Selatan. Kendati raga sudah membungkuk namun semangat hidupnya tak pernah padam. Menurut Ike Annisa salah seorang netizen yang tengah mejadikan Mar sebagai objek tugas kuliahnya, Mar merupakan seorang nenek yang tangguh. Kendati hidup sulit namun ia tak mau berpangku tangan dengan mengandalkan anaknya.

“Biasanya nenek Mar berjualan onde-onde di hari sabtu, minggu dan senin. Selain hari itu yang berjualan anaknya tetapi tetap nenek yang membuat onde-ondenya,” tulis Ike dalam unggahannya yang ia bagikan ke akun facebook Ketimbang Ngemis Jakarta.

Ike mengatakan nenek Mar biasa berjualan di Jalan H.Mansyur, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh depan Puskesmas Gondrong. Tubuhnya yang membungkuk merupakan bukti nyata perjuangan Mar dalam mengarungi kerasnya hidup. Dalam postingannya Ike berujar bahwa sedari usia 20 tahun Mar sudah harus banting tulang menjadi tukan sayur keliling dan mendekati usia 40 tahun Mar alih provesi menjadi penjual onde-onde.

Perjuangan hidup Mar yang luar biasa ternyata direspon banyak netizen dengan nada postif. Bahkan tak sedikit yang lalu mendoakan Mar. Sepeti netizen bernama Dede Vael yang memanjatkan doa supaya Mar tetap diberi kesehatan.

“Sehat terus ya nek semoga laris dagangannya,” tulis Dede dalam komentarnya.

Advertisement