Puluhan Rumah di Sikka Hanyut, Korban Banjir Bandang Tinggal di Pengungsian

Ilustrasi Posko Pengungsian Banjir/ Foto: Tempo.co.id

SIKKA – Korban banjjir bandang yang rumahnya hanyut  di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini menempati penampungan sementara  yang disiapkan pemerintah kabupaten.

“Ada yang ditampung pada fasilitas pemerintah dan ada juga yang tinggal sementara dengan keluarga. Pemerintah menyediakan bantuan makanan,” kata Sekretaris Daerah, Kabupaten Sikka, Valentinus Tupen, Senin (9/1/2017).

Diketahui puluhan rumah milik warga yang bermukim di sekitar Pantai Utara Flores diterjang banjir bandang. Rumah maupun harta benda lainnya milik warga hanyut terbawa banjir.

Ia mengaku, pihaknya masih mendata kerugian akibat bencana tersebut, sekaligus kemungkinan pemberian bantuan bagi para korban.

“Data sementara, ada 20 rumah yang dihuni 87 jiwa atau 22 kepala keluarga. Sementara ini petugas masih berkonsentrasi menangani para korban,” bebernya, dikutip dari Okezone.

Pemerintah menyarankan agar para warga tersebut direlokasi dari lokasi tersebut karena kawasan itu sangat rawan banjir.

“Di lokasi ini ada tiga anak sungai yang tidak berujung ke laut, sehingga saat terjadi hujan lebat, air penuh dan meluap menggenangi permukiman,” katanya.

Advertisement