Pasca Kebakaran Hutan, Dompet Dhuafa-ICMI Gagas Pokja Nasional

JAKARTA (KBK)-Sejak awal November lalu asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera sudah mulai menipis. Hal ini karena di sejumlah daerah hujan sudah mulai turun.

Setelah asap berkurang banyak masyarakat yang mulai terkena beberapa penyakit. Karena faktor itu Dompet Dhuafa dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menggagas Program Kerja (POKJA) Nasional Kemanusiaan penanganan kabut asap pasca bencana bagi anak-anak dan kaum rentan terdampak asap.

“Sinergi antar lembaga kemanusiaan harus dilakukan meningat kabut asap ini sudah 19 tahun berulang, bisa dibayangkan kualitas kesehatan generasi masa depan bangsa terutama anak-anak,” kata Ahmad Juwaini, Presiden Direktur Dompet Dhuafa di depan wartawan di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (10/11).

Pokja ini, tambah Ahmad Juwaini, dideklarasikan atas prinsip indepedensi sebagai semangat kerelawanan dari berbagai lembaga dan organisasi kemanusiaan.

Sementara itu, Presidium ICMI Marwah Daud mengatakan Pokja ini merupakan salah satu bentuk kerja nyata serta bagian dari tanggung jawab lembaga kemanusiaan terhadap masyarakat.

“Pokja Asap ini memang patut dibuat, tahun depan dan tahun tahun selanjutnya kita berharap pemerintah bisa melakukan pencegahan,”ucap Marwah.

Selain ICMI, program ini juga akan didukung oleh beberapa lembaga, diantaranya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Humanitarian Forum Indonesia (HFI), Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan SEAHUM (South East Asia Humanitarian Committe)

 

Advertisement