SYDNEY (KBK) – Biro meterologi Ausrtalia mencatat, kemarin adalah dampak El Nino terkuat yang pernah melanda Samudra Pasifik sejak 6 bulan berlangsung.
Lembaga itu juga merilis, suhu permukaan laut di Pasifik Timur dan Tengah saat ini yang tertinggi sejak fenomena iklim dinyatakan enam bulan lalu.
“Pengamat iklim Internasional memperingatkan puncak suhu permukaan laut akibat El Nino mungkin akan terjadi sampai akhir tahun, kemudian secara bertahap akan berkurang hingga kuartal pertama 2016, ” ungkap Biro Meteorologi Australia.
El Nino biasanya membawa curah hujan di bawah rata-rata di bagian timur Australia dan peningkatan suhu di siang hari di daerah selatan dari daerah tropis.
Pola cuaca El Nino telah menyebabkan malapetaka di kawwasan Pasifik, menyebabkan kekeringan, hujan tidak menentu, dan salju, yang berdampak kepada 4,6 juta orang, termasuk 2,4 juta di Papua Nugini.
Seperti dilansir Xinhua, Kamis (12/11/2015), sebagai respon dari dampak El Nino ini,  Pemerintah Australia telah mengumumkan paket bantuan AUD9 juta untuk menyediakan benih untuk tanaman yang dapat ditanam di lahan kering, menyediakan air, membangun sanitasi dan memetakan dampak El Nino terhadap sumber daya air.





