TEGAL – Lima tempat pristitusi di Tegal, Jawa Tengah akan ditutup, dan setiap PSK akan mendapatkan dana bantuan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebanyak Rp5 juta.
Kepala Dinas Sosial, Eko Jati, mengungkapkan, 5 tempat prostitusi di wilayah pantura yaitu, Peleman di Desa Sidaharjo Kecamatan Suradadi, Wandan di Desa Munjungagung, dan Gang Sempit di Desa Maribaya Kecamatan Kramat. Dua lainnya, di Pedukuhan Pengasinan Desa Maribaya dan di Desa Kramat. Kedua tempat itu bernama Turunan (jalannya menurun).
Menurut Eko, peran Pemda dalam penutupan lokalisasi diawali dengan membuat regulasi seperti Perda, Pergub, dan Perbup. Kemudian melakukan sosialisasi dan penyuluhan di tempat-tempat tersebut. Selain itu, Pemda juga akan memberdayakan bagi masyarakat di area lokalisasi.
“Kita akan memberikan pelatihan tata rias dan tata boga kepada para PSK, mucikari dan warga terdampak seperti tukang parkir, buruh cuci, dan lainnya,” ungkapnya, dikutip dari metrotv.
“Nanti kita juga akan menyiapkan kendaraan untuk transportasi bagi PSK yang akan pulang kampung,” tukasnya.





