Malta-Dalam KTT krisis migran hari kedua di Malta,Mentri Dalam Negeri Inggris Theresa May membahas masalah kriminal yang membantu migran melakukan perjalanan berbahaya itu.
Dia sependapat bahwa kunci masalah migran Afrika adalah menghentikan pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari orang Afrika yang putus asa. Selain itu memastikan kalau penduduk Afrika tidak perlu melakukan perjalanan berbahaya ke Eropa.
Seperti dilansir VOA Jumat (13/11), para pemimpin Uni Eropa dalam KTT itu Kamis telah menandatangani perjanjian dana perwalian darurat untuk mendukung usaha tersebut. Menurut May, Inggris sendiri menjanjikan lebih dari $ 300 juta.
Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan kalau Uni Eropa tidak memberi bantuan, maka krisis migrasi, yang menyebabkan ratusan ribu orang lari ke Eropa tahun ini akan terus berlanjut.
KTT ini membahas alasan orang meninggalkan negaranya, pengaturan hukum migrasi yang lebih baik, peningkatan perlindungan bagi migran, pemberantasan penyelundup dan peningkatan kerjasama dengan negara-negara Afrika untuk memulangkan orang-orang yang tidak memenuhi syarat untuk meminta suaka.





