Mensos Berharap Orang Rimba Difasilitasi Posyandu

Ilustrasi Anak rimba TNBD/ Dok. WARSI

TABALONG – Dalam  meresmikan 45 hunian tetap Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sialing, Desa Nawin, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan, Menteri Sosial  Khofifah Indar​ Parawansa meminta di seluruh pemukiman sosial Suku Anak Dalam, Orang Rimba dan KAT disiapkan Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu untuk bayi dan balita.

Menurut Khofifah hal tersebut penting dilakukan untuk mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Saya minta pemda setempat menyiapkan posyandu sebulan sekali. Tujuannya agar anak-anak KAT terpantau berat badannya, tinggi badannya, mendapat edukasi soal gizi dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), sementara para ibu mendapat penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan gizi anak,” papar Khofifah, sebagaimana diberitakan Liputan6.com, Senin (27/2/2017).

Ia melanjutkan di posyandu,  ibu dengan bayi dan balita atau ibu hamil juga dapat berkonsultasi dengan para kader posyandu sehingga proses reintegrasi sosial juga berjalan.

Sementara itu dengan dibangunnya hunian tetap amkan kini orang rimba di Tabalong tercatat secara administratif pemerintah daerah setempat, dan Khofifah berharap warga KAT akan lebih mudah mengakses bantuan sosial pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Beras Sejahtera, anak-anak mendapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan seluruh anggota keluarga mendapat Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Penyediaan pemukiman KAT Sialing terwujud berkat kerja sama antara KeKhofifah dan Pemda Tabalong. Lahan pembangunan hunian tetap disiapkan Pemerintah Kabupaten Tabalong berikut lahan bercocok tanam. Sementara pembangunan hunian tetap warga Suku Dayak Deah Sialing menggunakan anggaran APBN KeKhofifah tahun 2016. Total ada 45 kepala keluarga dimana setiap hunian tetap beserta isinya dianggarkan Rp 40 juta per ke mpala keluarga.

 

Advertisement