Longsor dan Banjir Bogor Tewaskan Tiga Warga

Ilustrasi jenazah

BOGOR – Bencana alam banjir dan longsor di Bogor, Jawa Barat pada Senin (27/2/2017) telah menewaskan tiga warga di dua lokasi yang berbeda.

Lokasi pertama yakni di tempat pemancingan yang terletak di Kampung Gardu, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, dimana longsor terjadi pada puul 14.30 WIB, tebingan ambruk setinggi 30 meter menutup kolam pemancingan hingga mengenai satu orang warga yang sedang memancing.

Kepala Satlak BPBD Kota Bogor, Ganjar Gunawan mengatakan korban bernama Sarifudin berusia 69 tahun warga Kampung Keramat.

Selanjutnya,  banjir di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal menewaskan dua orang terdiri atas ibu dan anak yang masih balita. Korban bernama Anita Fauziah Fitria usia 25 tahun dan putrinya Dziah Mahendra Dzikra berusia empat tahun.

Kedua korban tewas setelah terserat derasnya arus luapan kali yang merupakan anak aliran dari Sungai Cipakancilan, sejauh 500 meter dari tempat kejadian.

Air meluap setekelah jebolnya tembok pembatas lapangan di SMA Negeri 2 yang berada di pinggir sungai. Tembok tersebut menghantam rumah korban hingga rusak.

Terjangan air luapan kali tersebut merusak rumah korban, hingga korban terseret arus air yang cukup deras. Selain menghanyutkan sejumlah warga, luapa air kali juga menyeret sejumlah kendaraan roda dua yang terparkir di lapangan SMA Negeri 2 Budi Agung.

Ganjar menambahkan, BPBD Kota Bogor turun ke lokasi bencana dan telah menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana. Hingga kini petugas BPBD masih berada di lokasi untuk mengantisipasi dan memberikan bantuan lainnya kepada para warga yang terdampak bencana.

“Kami mengerahkan seluruh kekuatan, disebar di beberapa titik lokasi bencana, begitu pun untuk bantuan tanggap darurat bencana sudah kami salurkan sambil terus memantau perkembangan di lapangan,” kata Ganjar, dilansir Antara, Selasa (28/2/2017).

Advertisement