Malang-Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR dan warga, jasad Siti Aisyiah (2), balita asal Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (5/3/2017).
Jasad korban ditemukan di saluran irigasi atau terseret air sungai di depan rumahnya sejauh lebih dari 10 kilometer.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah lama tenggelam di aliran sungai.
“Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR dan Basarnas, jasad korban sudah kita temukan. Jasad korban ini berada di saluran irigasi masuk Desa Panggungrejo atau sejauh 10 kilometer dari sungai di depan rumah korban,” ungkap Kapolsek Gondanglegi, Kompol Untung Bagyo Rianto, Minggu (5/3) seperti dilansir Beritajatim.
Menurutnya, dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” bebernya.
Kompol Untung menambahkan, kesulitan Tim SAR selama proses pencarian, karena sepanjang aliran sungai tempat pertama korban tercebur, banyak sekali cabang atau sudetan air. Sehingga, proses pencarian memakan waktu cukup lama.





