BANDUNG – Salah satu warga di Kampung Lembur Sawah RT 2 RW 14 Kel. Utama Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi sempat diduga terpapar virus flu burung (Avian Influenza/AI) jenis H5N1 karena mengalami demam.
Namun setelah melewati pemeriksaan medis dinyatakan negatif terjangkit virus tersebut.
Menurut Ketua RT 2, Aos Hasan Ashari, warganya sempat waswas karena terdapat warga yang menjadi terduga flu burung. Terlebih di kawasan tersebut terjadi kematian unggas secara mendadak dalam jumlah besar.
“Ada warga yang mengalami demam, dia bukan pekerja dan bukan pemilik tapi bertetangga dengan pemilik. Sempat demam sehingga muncul kecurigaan terduga flu burung,” ujarnya, dilansir PR, Kamis (16/3/2017).
Kemudian warga tersebut lalu diperiksa ke RS Hasan Sadikin, beruntung hasilnya dinyatakan negatif dan sudah boleh pulang.
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Cimahi Huzen Rachmadi mengatakan, seorang warga juga dipantau kondisi kesehatannya oleh puskesmas setempat.
Pihaknya menyatakan butuh dukungan masyarakat agar kawasan tersebut benar-benar steril dari virus AI. Pasalnya, pembiaran dapat menyebabkan virus kembali muncul dan menjangkiti hewan serta manusia yang bisa berdampak kematian.
Diberitakan sebelumnya, virus Avian Influenza (AI) merebak, ratusan unggas mati mendadak di Kampung Lembur Sawah RT 2 RW 14 Kel. Utama Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi. Petugas terpaksa melakukan depopulasi unggas yang masih hidup untuk mencegah penyebaran virus.





