Karhutla Meluas di Sumatera, Kalimantan hingga Papua Barat, BNPB Ungkap Kondisinya

Sekitar 600 sekolah di negara bagian Serawak, Malaysia, ditutup sementara gegara kebakaran huta yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Indonesia. (ilustrasi detik.com)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan hingga Papua Barat.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan mengatakan kondisi di sejumlah wilayah perlu mendapat perhatian serius, terutama Kalimantan Barat (Kalbar) yang kualitas udaranya telah masuk kategori berbahaya.

“Kami sampaikan update penanganan karhutla di enam provinsi prioritas dan satu provinsi tambahan yaitu Papua Barat,” kata Berton di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (4/9/2026).

Di Kalbar, BNPB mendeteksi 61 titik api dengan luas lahan terbakar lebih dari 802 hektare. Sebanyak 432 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan. Jarak pandang di wilayah tersebut bahkan berada di bawah 1 kilometer.

Kalimantan Tengah mencatat 70 titik api dengan luas terbakar 225 hektare. Sebanyak 197 hektare telah dipadamkan. Sementara Kalimantan Selatan memiliki 56 titik api dengan luas terbakar 305 hektare, dengan 112 hektare lebih telah dipadamkan.

Di Sumatera, BNPB mencatat 30 titik api di Riau dengan luas terbakar 172 hektare, 20 titik di Jambi seluas 47 hektare, dan 26 titik di Sumatera Selatan dengan luas terbakar 171 hektare.

Karhutla juga terdeteksi di Papua Barat. Terdapat 18 titik api dengan luas lahan terbakar lebih dari 223 hektare, sementara baru 15 hektare yang berhasil dipadamkan.

Untuk menangani kebakaran di lahan gambut, Satgas menggunakan drone thermal untuk mendeteksi titik api di bawah permukaan yang tidak terlihat secara langsung.

BNPB mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah, membuang puntung rokok sembarangan, atau membuka lahan dengan cara membakar.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here